IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

TdS 2019 Langkah Awal Menghubungkan Sumatra Melalui Sepeda

Suasana jumpa pers TdS di Padang. Foto Humas Sumbar
Suasana jumpa pers TdS di Padang. Foto Humas Sumbar
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

"Banyak nilai strategis yang ingin kita capai. Jadi bukan sekedar ajang balap sepeda semata. Kita juga ingin meningkatkan potensi dan mengedukasi masyarakat tentang keanekaragaman potensi wisata alam, budaya dan minat khusus di Sumbar,"kata Nasrul Abit.

Dari sisi Sport Nasrul Abit menegaskan kalau Pemerintah Provinsi Sumatera Barat juga ingin memantapkan posisi Tour de Singkarak dalam kalender UCI sebagai event balap sepeda unggulan berkelas dunia, menyajikan perlombaan balap sepeda profesional sehingga dapat mendorong berkembangnya industri wisata berbasis olahraga terutama balap sepeda.

"Juga diharapkan dapat meningkatkan minat dan kualitas pembalap nasional dan penyelenggaraan iven olahraga yang lebih profesional,"ujar Nasrul Abit.

Sementara dari segi sektor ekonomi, Nasrul Abit menyebutkan, pihaknya menargetkan iven TDS mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lintas sektor dan peningkatan Infrastruktur khususnya di area yang dilewati Tour de Singkarak.

Selain itu, juga ada peningkatan Sarana dan prasarana (Akomodasi, restaurant, rental mobil, toko souvenir), serta peningkatan devisa negara, belanja wisatawan dan investasi baru di bidang kepariwisataan dan tumbuhnya usaha ekonomi masyarakat

"Yang jelas, ada banyak nilai stretegis yang ingin kita capai. Tahun ini akan lebih menarik lagi karena Provinsi Jambi ikut serta sebagai tuan rumah. Tentunya, ini juga capaian yang sangat baik. Membuktikan kalau iven TDS memiliki dampak yang sangat positif," tutup Nasrul Abit.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Chief Commissaire yang ditunjuk UCI, Jinshan Zhao menyebutkan, meski pertama kali hadir di TdS, namun dia mengaku mendengar gaung pegelaran TdS sudah dikemas dengan baik.

Sebanyak 19 race lomba dalam 9 hari, baginya sangat menantang. Sebab, ada jalur mendatar, menanjak.

"Artinya berjuang tidak saja pembalap bagus menanjak, tapi juga jago di datar," ujarnya.

TdS 2019 sendiri berlangsung pada 2-10 November. Grand start besok dimulai dari Kota Pariaman. Ada sebanyak 108 pembalap dari 25 Negara yang tergabung di 20 tim, siap uji strategi, ketangkasan dan kecepatan di ajang sport tourism ini.

Editor :
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH