Kemudian, imbuhnya, selain kinerja yang baik dalam penyaluran dana desa, kabupaten Solsel juga mencapai kinerja terbaik dalam proses penyaluran BLT sampai sembilan bulan semenjak April sampai Desember 2020. "Berdasarkan hasil penilaian Kami, Solsel terbaik dalam pengelolaan dana desa dari 14 kabupaten/kota yang mengelola dana desa di Sumbar. Dari sisi penyaluran BLT mencapai sembilan bulan," katanya.
Terkait kinerja baik ini, juga akan terkait dengan raihan WTP dalam indikator-indikator yang dinilai. Penilaian kinerja dana desa, keuangan daerah dan penilaian kinerja fisik, indikator penilaian dalam mendapatkan reward.
"Harapannya, untuk Solsel bisa memacu dalam meningkatkan tata kelola dana desa lebih baik, lebih tepat dalam penyaluran sehingga dirasakan oleh masyarakat," katanya.
Pihaknya juga mengucapkan apresiasi dan terimakasih kepada Pemkab Solsel dalam dukungan tersebut. "Semoga kedepannya, peningkatan koordinasi antar dinas teknis dengan dinas terkait, batas waktu menjadi perhatian.

Sekretaris BPKD Solsel Turut Ikuti Acara
Menanggapi itu, Penjabat Sekdakab Solsel, Fidel Efendi menyampaikan apresiasi atas penghargaan terbaik pengelolaan dana desa yang diberikan kepada pemkab Solsel.
"Terimakasih atas pemantauan dan monitoring dan evaluasi dalam pengelolaan dana desa 2020 oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Sumbar. Solsel selalu berupaya taat aturan dalam melayani masyarakat," katanya.
Fidel Efendi juga mengpresiasi OPD terkait dan pihak pemerintahan nagari di Solsel yang mengelola dana desa dengan sebaik-baiknya. "Kerja keras yang dilakukan selama ini membuahkan hasil, dari 19 kabupaten kota di Sumbar, Solsel terbaik tahun ini," ucapnya.
Editor :






