" Itu keren" jawab ku memuji anak itu. Aku berbaur bersama mereka.membuat kami semakin akrab. " ini sedikit uang jajan," sembari menyodorkan beberapa rupiah kepada mereka. " makasih Om," senang sekali mereka.
Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten
Setelah sekian lama, aku memutuskan menunju jalan aspal yang membentang, membagi dua sisi kampung tami. Disebelah kiri aku melihat persawahan dan Islamic Center. Disebelah kanan hamparan yang sama, bersama Gunung Singgalang yang memandang ku dari kejauhan.Baca juga: Dari Pembalak Menjadi Penjaga Hutan: Kisah Titik Balik Masyarakat Hulu Aia dalam Perhutanan Sosial
" Padang Panjang yang Indah," aku tersenyum seiring melangkah dan bertanya dalam hati " nanti kemana lagi ya?" (Harris)
Editor :






