IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Abrasi Pantai Tanjung Mutiara Agam Semakin Parah, Gubernur Prihatin dan Segera Cari Solusi

Kondisi abrasi di pantai Tanjung Mutiara Agam yang sudah semakin dekat pemukiman penduduk. Foto: Humas Sumbar
Kondisi abrasi di pantai Tanjung Mutiara Agam yang sudah semakin dekat pemukiman penduduk. Foto: Humas Sumbar
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

AGAM - Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno bersama Istri Nevi Zuairina selaku Anggota Komisi VI DPR RI Nevi Zuairina mengunjungi terjadinya abrasi pantai di Jorong Muaro Putus, Nagari Tiku V Jorong, Kecamatan Tanjung Mutiara, Sabtu (3/10/2020).

Hadir saat itu kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Sumbar Rifda Suriani, Kepala Biro Humas Sumbar Hefdi, Camat Tanjung Mutiara Hidayat, Wali Nagari Tiku V Jorong Mardios, dan Babinsha Beserta tokoh masyarakat dan jajaran instasi terkait lainnya.

Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengatakan abrasi tersebut sering terjadi disepanjang pantai akibat besar dan tingginya ombak yang menghantam garis pantai yang sedikit demi sedikit dapat mengikis pinggir pantai.

"Dan sehingga abrasi ini sudah hampir menjangkau pemukiman warga, ditambah lagi curah hujan tinggi disertai angin kencang masih berpotensi terjadinya badai gelombang", kata Irwan.

Selanjutnya ia, juga menyebutkan kian hari abrasi semakin meluas, kemungkinan lama-kelamaan dapat menjangkau pemukiman warga.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
"Untuk itu kami merasa prihatin, dan akan segera berkoordinasi untuk mencarikan solusi dengan melakukan kajian terlebih dahulu hingga mendapatkan jalan terbaik, sebelum melakukan pembangunan atau kegiatan yang dapat mempengruhi pantai", sebut Irwan.

Sementara itu, Camat Tanjung Mutiara Hidayat mengatakan dimasa walinagari lama akan dilaksanakan proyek pengamanan pantai untuk mengantisipasi semakin meluasnya abrasi.

"Namun terkendala dengan materialnya karena batu susah disini, materialnya jauh kalau di bawa dari Padang akan menimbulkan biaya tidak seimbang dan transportasinya mahal," kata Hidayat.

Dulu waktu mau dibangun sudah mendapatkan solusi dari masyarakat setempat, mengambil batu di perbukitan didaerah itu, namun belum mendapatkan izin", sebut Hidayat.

Selanjutnya Gubernur Sumbar akan memprioritaskan proyek abrasi tersebut, soal perizinan pemanfaatan batu bukit akan dikaji kewenangannya, demi kepentingan bersama.

Editor : Berita Minang
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH