
Kabid. PHU. Kanwil Kemenag Sumbar. H. Joben serahkan SK MA Plus Keterampilan kepada Kepala MAN 2 Solsel, Amri. J disaksikan Kakan Kemenag Solsel, Syamsuir, Kasubag TU. Fitriyoni di madrasah setempat.
Ditambahkannya, kedepan pihak akan melakukan koordinasi lebih inten lagi dengan pihak Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPS-BPIH) dalam rangka percepatan registrasi usulan daftar peserta CJH.
" Selama ini, sudah banyak juga masyarakat kita yang sudah menstorkan uangnya untuk pergi haji ke Bank, namun mereka belum mendaftar ke kami. Sehingga pengregistrasian sebagai calon terdaftar untuk berangkat haji belum bisa kami lakukan, sebelum mereka datang lansung melaporkan," tambah Syaiful.
Sementara itu, terkait dengan masih belum terpenuhinya kuota haji Solok Selatan 200 orang setiap musim haji, menurut Syaiful hal itu disebabkan oleh banyak faktor. Diantaranya pemahaman dari masyarakat terkait dengan prosedur untuk berhaji itu masih belum optimal.
Bahkan dengan diresmikannya PT. Marba Wisata Cabang Sumatera Barat di Muara Labuh sebagai satu-satunya Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) yang memiliki izin resmi dari Kementerian Agama akan juga menjadi pendorong masyarakat daerah ini dalam melaksanakan ibadah haji ke tanah suci, " pungkasnya.

Foto bersama usai launching MA Plus Keterampilan di MAN 1 Solsel, Kabid. PHU, H. Joben, Kakan Kemenag. H. Syamsuir, forkopimcam Sungai Pagu, jajaran Kemenag Solsel, Kepsek MAN 1. Zulkifli, S. Ag dan Komite MAN 1, di madrasah setempat di Koto Baru Muara Labuh.
Ditempat terpisah, Kasi Pendidikan Islam (Pendis), H. Mahadolok. R. S. Ag. MM memaparkan pula, tentang diresmikannya dua Madrasah Aliyah Negeri (MAN) di Solsel ( MAN 1 dan MAN 2 Solsel-red) menjadi Madrasah Aliyah Plus Keterampilan merupakan keinginan Pemerintah untuk membekali kecakapan hidup (life skull) para lulusan madrasah, agar siap memasuki dunia kerja.
Editor :






