IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Gubernur Sumbar Buka Coaching Clinik Pelatih Cabor Lolos PON XX Papua

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumbar Bustavidia menyerahkan seminar kit kepada salah seorang pelatih disaksikan Ketum KONI Sumbar Syaiful. Foto Humas KONI Sumbar
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumbar Bustavidia menyerahkan seminar kit kepada salah seorang pelatih disaksikan Ketum KONI Sumbar Syaiful. Foto Humas KONI Sumbar
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

MANINJAU - Gubernur Sumatra Barat diwakili Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Sumbar Bustavidia membuka secara resmi Coaching Clinic Pelatih cabang olahraga lolos ke PON Papua XX 2021, Selasa (11/8/2020) di Nuansa Hotel Maninjau, Kabupaten Agam.

Dalam sambutannya, Bustavidia mengharapkan kegiatan ini berimplikasi positif kepada keolahragaan di Sumbar. Selain ilmu baru didapatkan oleh pelatih, juga sebagai ajang memperkuat silaturahmi dengan pelatih.

"Harapan saya ikuti pelatihan ini dengan baik dengan teori lebih ke program pencapaian target. Laksanakan tugas dengan matang jauh dari gesekan dan utamakan silaturahmi. Lakukan komunikasi dengan intens," pintanya.

Bustavidia juga mengusulkan, selain penguasaan keterampilan fisik sangat perlu bagi pelatih dengan mengadopsi ilmu yang diberikan narasumber, juga perlu penguasaan Ilmu Teknologi (IT).

"Tentunya pelatih dapat mengadopsi ilmu yang diberikan narasumber. Selain itu IT juga perlu lebih dikembangkan kedepannya. Jangan hanya mengandalkan fisik saja," kata Kadispora.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ketua KONI Sumbar Syaiful di kesempatan yang sama mengatakan, program coaching clinic ini sudah lama direncanakan KONI, untuk meningkatkan kapabilitas Sumber Daya Manusia (SDM) pelatih Ranah Minang.

"Jadi program yang kita buat ini bukan program ujuk-ujuk , tapi sudah lama kita rencanakan dari tahun lalu dan sudah masuk dalam RKA KONI. Semula direncanakan April, tapi karena Covid 19, terpaksa baru dilaksanakan sekarang," ujarnya

Ia menginginkan seluruh pelatih yang ikut serta dalam program ini bisa meningkatkan kompetensi kepelatihannya, dan menyerap ilmu yang diberikan oleh narasumber dari KONI Pusat Universitas Negeri Jakarta, UPI Bandung, serta narasumber dari UNP dan Unand.

"Kita menggelar pelatihan ini bukan karena pelatihnya kekurangan ilmu, justru peserta hari ini adalah pelatih berpengalaman dan berhasil membawa atlet meraih prestasi di PON maupun iven lebih tinggi. Tapi kita punya sasaran besar kedepan agar bisa meraih emas lebih banyak di PON mendatang,"ujar pengacara senior Sumbar ini.

Syaiful juga mengungkapkan, KONI Sumbar pada PON mendatang memiliki target minimal bisa mempertahankan raihan pada edisi PON lalu. Namun demikian, KONI juga menginginkan, kontingen Tuah Sakato di medan laga dapat membawa pulang 16 emas dan naik satu digit di peringkat sebelumnya.

Editor : Berita Minang
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH