PADANG - Sebanyak 52 pelatih cabang olahraga yang lolos ke ke PON XX tahun 2021 bakal mengikuti coaching clinic yang dilakukan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat di sebuah hotel du Kabupaten Agam, Selasa, 11 Agustus 2020.
Ketua Panitia Pelaksanan Irnaldi Samin, kepada wartawan, Senin, 10 Agustus 2020 menyebutkan, coaching clinic ini dilakukan dalam rangka memicu perkembangan prestasi olahraga.
"Materi pelatihan yang didukung dengan pendekatan ilmiah berbagai disiplin ilmu olahraga, maka pelatih akan bisa mengembangkan program pelatihan yang benar, sehingga kegiatan latihan dengan atlet berdampak positif, valid dan terukur," kata Sekum KONI Sumbar ini.
Pelatih, sambung Irnaldi Samin, adalah seseorang yang harus tahu tentang semua kebutuhan atlet yang menjadi dasar bagi atlet untuk mencapai prestasi yang diinginkan.
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Sekum KONI Sumbar yang didampingi Kabid Humas KONI Sumbar Sareng Suprapto juga menyampaikan, dalam pelaksanaan nanti, seluruh kegiatan mengikuti standar protokol kesehatan Covid-19.
"KONI Sumbar bekerjasama dengan PMI Sumbar dalam kegiatan coaching clinic, agar protokol kesehatan Covid-19 dapat berjalan dengan baik," ucapnya.
Nantinya sebut Irnaldi Samin, Panitia bersama PMI bakal melengkapi peserta dengan masker, face shield, alat cuci tangan dan kelengkapan lainnya. Tak hanya itu, sebelum kegiatan dimulai, ruangan pertemuan juga akan dilakukan sterilisasi
"Peserta juga akan diatur jaraknya, baik itu pada saat materi dberikan dalam ruangan maupun saat kegiatan praktek di luar ruangan," ungkap Irnaldi
Usai pelaksanaan Coaching Clinic pelatih akan diberikan sertifikat. Adapun Narasumber dalam Coaching Clinic sebagai berikut:
Editor : Berita Minang






