Alumni SMA 2 Padang tamatan 1982 menambahkan dengan mengakomodir tiga tim asal Sumbar plus satu tim luar, Pra PON DKI nan notabene juga banyak dihuni para pemain yang orang tuanya dari perantau, turnamen segi empat ini layaknya sebuah momentum pertemuan anak nagari melalui media sepakbola.
"Jadi bisa dikatakan anak nagari bertemu di Padang. Apalagi dalam skuad Pra PON DKI juga banyak dihuni pemain pemain dan staf pelatih keturunan Minang. Cocok sekali namanya Turnamen Anak Nagari," ulasnya.
Dengan turnamen ini, sebut Fakhrizal, ia berharap Semen Padang FC bisa terus berkiprah di Liga 1. Kemudian PSP Padang yang juara Liga 3 Sumbar 2019 mampu kembali beredar di kompetisi profesional lebih tinggi. Dulu PSP sejajar dengan klub klub ternama Indonesia, Persib, Persija, Persipura dan lain lain.







