Habib bersama anak panti berdagang ayam potong untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka. Foto Afrizal. A
Sekarang Habib dan anak-anak penghuni panti butuh bantuan kita semua. Sebidang tanah sudah diwakafkan oleh salah seorang Hamba Allah di lokasi dekat perumahan Sungai Lambai Permai, Sungai Rambutan, Sangir. Cita-citanya anak-anak dapat memiliki asrama tetap dan tidak berpindah-pindah lagi. Pembangunannya pun sudah dimulai, tapi masih banyak membutuhkan bantuan kita semua.
"Untuk dana pembangunan asrama anak-anak hingga selesai dibutuhkan dana sekitar Rp 300 juta," ungkap Habib.
Sementara itu, Pekerja Sosial Kab. Solok Selatan dari Kementerian Sosial Jhon Ronaldo mengatakan bahwa pemerintah telah memberikan bantuan kepada panti-panti asuhan yang ada.
"Untuk kebutuhan beras setiap tahunnya ditanggung oleh pemerintah propinsi. Kemudian tahun kemarin juga diberikan bantuan Rp 1 juta/anak dari Kemensos berupa Tabungan Sosial Anak (TASA). Terbatas untuk 10 orang anak setiap pantinya. Tapi untuk Panti Baitul Makmur belum dapatkan TASA karena baru terdaftar. Tapi kalau beras sudah disalurkan termasuk ke Baitul Makmur," terang Jhon.
Panti Asuhan Baitul Makmur sendiri berada dibawah Yayasan Baitul Makmur dan sudah mengurus segala kelengkapan administrasinya melalui akte notaris No.01 Tanggal 12 Juni 2019, Izin dari Kementerian Hukum dan HAM No. 0008248. AH. 01. 04 Tahun 2019, serta kelengkapan izin lainnya dari pemerintah daerah. Yayasan sendiri diketuai oleh Habib (Afifudin), dan Mochtar selaku Ketua Panti.
Mudah-mudahan ada donatur yang bisa membantu beramal jariyah membantu pembangunan Panti Asuhan Baitul Makmur Solok Selatan tersebut. Salurkan ke:Bank Rakyat Indonesia KCP Sangir, No. Rek. 2043-01-005179-53-1. Atas nama Yayasan Baitul Makmur Solok Selatan.
Bagi yang ingin membantu silahkan langsung datang ke Panti tersebut di dekat Lapangan bola Afdeling A Sungai Lambai atau kirim langsung ke rekening yayasan. AA
Editor : Berita Minang






