“Geopark ini tidak bisa hanya kita katakan ingin menjadikan suatu kawasan sebagai geopark, kemudian langsung ditetapkan. Ada penelitian, ada kajian, ada persyaratan dan penilaian yang harus dipenuhi. Peran kepala daerah juga sangat penting untuk mendorong dan memperjuangkan kawasan geopark di daerahnya, ” ungkap Lutfi.
Ia menambahkan, pengembangan geopark membutuhkan komitmen dan kerja sama lintas daerah. Sebab, potensi geopark di Sumatera Barat tersebar di beberapa kabupaten dan kota sehingga tidak bisa dikembangkan secara sendiri-sendiri.
“Daerah yang memiliki kawasan geopark harus bergerak bersama. Tidak bisa satu daerah berjalan sendiri, sementara daerah lainnya tertinggal. Kekompakan dan kesamaan langkah sangat dibutuhkan agar pengembangan geopark ini bisa maju, ” jelasnya.
Ia mengenang, pada penyelenggaraan pertama tahun 2018, panitia masih menghadapi tantangan untuk mengumpulkan 1.000 peserta karena kegiatan tersebut belum banyak dikenal masyarakat. Namun, melalui konsistensi penyelenggaraan dan pengembangan promosi, partisipasi peserta terus meningkat.
Penulis / Wartawan: Yusrizal
Editor: Medio Agusta





