BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Sumbar dan Gubernur Mahyeldi Imbau Ini

Ilustrasi.
Ilustrasi.
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

“Masyarakat diimbau untuk memastikan ketersediaan air bersih untuk beberapa hari ke depan sebagai langkah antisipasi apabila terjadi gangguan distribusi akibat cuaca ekstrem,” tambahnya.

Sebelumnya, Kepala Stasiun Meteorologi Minangkabau, Decky Irmawan, menjelaskan bahwa peningkatan potensi hujan dipengaruhi oleh sejumlah fenomena atmosfer. Di antaranya, aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO), Gelombang Kelvin, sirkulasi siklonik, daerah konvergensi atau pertemuan arus angin, serta belokan angin (shearline) yang aktif di wilayah Sumbar.

Selain itu, anomali positif suhu muka laut di perairan barat Sumatera Barat turut mendukung pertumbuhan awan hujan secara intensif.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll ke bawah untuk lanjut membaca
Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang, dan tanah longsor. Karena itu, masyarakat diminta mengenali titik-titik rawan bencana di lingkungan masing-masing serta memantau informasi cuaca terkini sebelum beraktivitas.

“Masyarakat juga diminta segera mencari lokasi yang aman apabila terjadi hujan berintensitas tinggi dalam durasi panjang, peningkatan debit atau tinggi muka air sungai, maupun munculnya material longsoran,” tuturnya. (adpsb/bud)

Penulis / Wartawan:
Editor: Marjeni Rokcalva

Standar Redaksi & Kepercayaan (E-E-A-T): Berita ini ditulis oleh jurnalis Berita Minang dan telah melalui proses verifikasi serta penyuntingan oleh Marjeni Rokcalva sesuai Pedoman Media Siber Dewan Pers. Diterbitkan oleh PT Berita Minang Media Sumbar (Susunan Redaksi).
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH