“Anak-anak Bapak, Ibu semuanya ini akan mendapatkan beasiswa sampai tamat nantinya, sampai selesai menjadi sarjana. Semoga mereka selalu dimudahkan Allah dalam segala proses mulai dari awal hingga tamat nanti,” harapnya.
Mahyeldi mengapresiasi BPDPKS, APKASINDO, Dinas Pendidikan dan Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan dan Hortikultura serta seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, peningkatan akses pendidikan bagi keluarga petani sawit penting untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia di daerah.
Kepada para orang tua, Mahyeldi meminta agar tidak larut dalam kesedihan saat melepas anak-anak mereka menempuh pendidikan di luar daerah. Ia justru meminta orang tua memberikan doa dan semangat agar anak-anak dapat fokus belajar.
Untuk membangkitkan motivasi, Mahyeldi menceritakan pengalaman hidupnya yang berasal dari keluarga sederhana. “Saya ini sesungguhnya adalah anak seorang buruh angkat di Pasar Bawah, Bukittinggi. Alhamadulillah, saat ini bisa menjadi Gubernur,” tuturnya.
Editor : Marjeni Rokcalva






