Ia menilai, pengembangan geothermal tidak hanya penting untuk meningkatkan ketersediaan energi bersih, tetapi juga dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat dan daerah.
“Harapan kita ke depan akan semakin banyak investor yang masuk, dengan dukungan dari kementerian dan percepatan prosesnya. Kita punya tujuh kabupaten dan 22 titik potensi geothermal yang bisa dikembangkan,” tutur Mahyeldi.
“Ini bukan hanya soal listrik, tetapi bagaimana potensi energi bersih yang kita miliki dapat menjadi kekuatan ekonomi daerah dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” pungkasnya. (adpsb/bud)
Penulis / Wartawan: Berita Minang
Editor: Marjeni Rokcalva





