“Kendala kami saat ini adalah hasil pascapanen, terutama buah atau produk yang masuk kategori sortiran. Baik cabai, melon maupun hortikultura lainnya, sebagian hasil tersebut masih sulit kami pasarkan,” ujarnya. (adpsb/rmz/bud)
Penulis / Wartawan: Berita Minang
Editor: Marjeni Rokcalva
Standar Redaksi & Kepercayaan (E-E-A-T): Berita ini ditulis oleh jurnalis Berita Minang dan telah melalui proses verifikasi serta penyuntingan oleh Marjeni Rokcalva sesuai Pedoman Media Siber Dewan Pers. Diterbitkan oleh PT Berita Minang Media Sumbar (Susunan Redaksi).




