IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

UNP Dorong Susu Jagung Jadi Produk Bernilai Tambah bagi Warga Nagari Sikabu Padang Pariaman

Tim Pengabdian UNP bersama mitra dalam pengembangan susu jagung berbasis potensi lokal di Nagari Sikabu. Foto-Foto: Tim Pengabdian UNP
Tim Pengabdian UNP bersama mitra dalam pengembangan susu jagung berbasis potensi lokal di Nagari Sikabu. Foto-Foto: Tim Pengabdian UNP
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PADANG PARIAMAN Universitas Negeri Padang (UNP) bersama Kelompok Wanita Tani (KWT) Kampus Indah dan Kelompok Tani Balanti Indah mengembangkan susu jagung sebagai produk pangan berbasis potensi lokal melalui pelatihan di Posko KWT Kampus Indah, Nagari Sikabu, Kabupaten Padang Pariaman, Kamis (6/8/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Pengabdian Masyarakat BIMA UNP bertema “Peningkatan Gizi Keluarga Melalui Up-Skilling Pengolahan Pangan Berbasis Jagung dan Kelapa”. Pada kegiatan ini, peserta mempraktikkan pengolahan jagung menjadi susu sebagai upaya meningkatkan nilai tambah komoditas lokal sekaligus membuka peluang pengembangan produk usaha masyarakat.

Gambar 1. Susu jagung hasil produksi peserta pelatihan di Nagari Sikabu telah dikemas dan diberi label sebagai produk berbasis potensi lokal.
Gambar 1. Susu jagung hasil produksi peserta pelatihan di Nagari Sikabu telah dikemas dan diberi label sebagai produk berbasis potensi lokal.

Tim Pengabdian UNP yang terlibat terdiri atas Prof. Dr. Rahadian Zainul, S.Pd., M.Si., Prof. Dr. Elida, M.Pd., Dr. Ariusni, S.E., M.Si., Ernarisa Fitri, S.Pd., M.Si., Iffat Syafiqoh, S.Pd., M.Si., dan Shil Hidayati, S.Pd.

Jagung Lokal Diolah Menjadi Susu Siap Kemasan

Pelatihan difokuskan pada praktik langsung pembuatan susu jagung. Peserta mempelajari proses pengolahan mulai dari pemilihan jagung manis segar, perebusan, pemipilan biji jagung, penghalusan, penyaringan, pemasakan, hingga pengemasan untuk menjaga mutu produk.

Gambar 2. Peserta menyiapkan jagung sebagai bahan baku pembuatan susu jagung di Nagari Sikabu.
Gambar 2. Peserta menyiapkan jagung sebagai bahan baku pembuatan susu jagung di Nagari Sikabu.

Dalam sesi penjelasan, peserta Hesi Afriani mempertanyakan teknik perebusan jagung yang tepat.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
“Saat merebus jagung, apakah kulit jagungnya dilepas semua atau tetap digunakan?” tanyanya.

Tim menjelaskan bahwa jagung sebaiknya direbus dengan menyisakan dua hingga tiga helai kulit pembungkus bagian dalam. Teknik tersebut digunakan untuk membantu mempertahankan kelembapan biji selama perebusan, mengurangi kontak langsung dengan air, menjaga cita rasa manis alami dan aroma jagung, serta meminimalkan kehilangan zat gizi yang larut dalam air.

Peserta juga mendiskusikan lama perebusan, perbandingan jagung dengan air, teknik penyaringan untuk menghasilkan tekstur susu yang lebih lembut, serta proses pemasakan agar cita rasa produk konsisten. Penjelasan disertai demonstrasi sebelum peserta memulai praktik.

Peserta Praktik dari Pengolahan hingga Pengemasan

Editor : Marjeni Rokcalva
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH