Dalam kesempatan tersebut, Zulmaeta menyerahkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Nagari kepada Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh untuk bantuan sosial bidang pendidikan senilai Rp120 juta.
Semarak peringatan juga melibatkan generasi muda. Sekitar 600 siswa sekolah dasar se-Kota Payakumbuh tampil dalam rangkaian kegiatan, sedangkan Cetrin Elena membawakan puisi tentang kecintaan kepada Indonesia dalam tiga bahasa, yakni Indonesia, Inggris, dan Prancis.
Penghormatan kepada para pahlawan telah dimulai pada Ahad (16/8/2026) malam melalui Malam Renungan Suci di Taman Makam Pahlawan Kusuma Bangsa.
Paskibraka yang bertugas dalam penurunan bendera terdiri atas Nadira Aliya Putri dari SMAN 3 Payakumbuh sebagai pembawa bendera, Fahim Azzufar dari SMAN 3 Payakumbuh sebagai pembentang, dan Habiburrahman dari MAN 2 Payakumbuh sebagai penggerek.
Editor : Medio Agusta






