IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Perubahan APBD Payakumbuh Naik Rp139,45 Miliar, DPRD Soroti Kemandirian Fiskal

Perubahan APBD Payakumbuh Naik Rp139,45 Miliar, DPRD Soroti Kemandirian Fiskal
Perubahan APBD Payakumbuh Naik Rp139,45 Miliar, DPRD Soroti Kemandirian Fiskal
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

Sementara itu, belanja daerah meningkat sebesar Rp134,58 miliar atau 17,89 persen, dari Rp752,34 miliar menjadi Rp886,92 miliar. Defisit anggaran sebesar Rp97,17 miliar akan ditutup melalui penerimaan pembiayaan yang bersumber dari SiLPA Tahun Anggaran sebelumnya.

Ketua DPRD menyoroti bahwa peningkatan pendapatan transfer harus direspons dengan penguatan kemandirian fiskal daerah melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Semakin besar dukungan transfer yang kita terima, semakin besar pula tanggung jawab kita untuk memperbaiki tata kelola pendapatan daerah," tegasnya.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Senada dengan Wali Kota Zulameta, Wirman Putra setuju dengan penerapan delapan komitmen yang harus menjadi perhatian bersama dalam pelaksanaan Perubahan APBD 2026, yaitu meningkatkan kualitas SDM melalui penguatan pendidikan dan kesehatan, mempercepat penurunan kemiskinan dan pengangguran, menjaga stabilitas harga dan pengendalian inflasi, memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah, mempercepat pembangunan infrastruktur pelayanan publik, memperkuat ketahanan daerah terhadap bencana, meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, serta meningkatkan kemandirian fiskal daerah.

"Perbedaan pandangan dalam pembahasan anggaran merupakan sesuatu yang wajar dalam proses demokrasi. Namun pada akhirnya kita memiliki tujuan yang sama, yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Payakumbuh," ujar Wirman Putra, yang juga dikenal sebagai tokoh adat Nagari Koto Nan Gadang .

Editor : Medio Agusta
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH