Ia mengatakan tingginya antusiasme masyarakat menyaksikan pertandingan membuka peluang bagi pelaku UMKM dan sektor usaha lainnya untuk memperoleh manfaat dari meningkatnya aktivitas selama turnamen berlangsung.
Menurutnya, penyelenggaraan kompetisi olahraga secara berkelanjutan dapat menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem olahraga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Sementara itu, Ketua Askot PSSI Kota Payakumbuh Diki Engla Mardianto mengapresiasi seluruh tim yang telah berpartisipasi dalam turnamen serta berbagai pihak yang mendukung penyelenggaraan Piala Wali Kota Payakumbuh 2026.
Tigo Kayo FC akhirnya menutup perjalanan turnamen dengan kemenangan yang lahir dari ketenangan di titik putih. Di hadapan ribuan masyarakat Payakumbuh yang memenuhi Lapangan Kapten Tantawi, para pemain merayakan trofi dengan penuh suka cita, menandai malam kemenangan sepak bola bagi tim kebanggaan kota tersebut. (Do)
Editor : Medio Agusta






