Ketegangan kemudian berpindah ke titik putih. Ribuan pasang mata tertuju ke arah gawang ketika para pemain satu per satu maju sebagai eksekutor.
Tekanan langsung menghampiri Bimbel Galatama FC pada eksekusi pertama. Tendangan pemainnya melambung di atas mistar gawang. Sebaliknya, Tigo Kayo FC mampu menjalankan eksekusi dengan baik.
Keunggulan tersebut menjadi modal penting bagi Tigo Kayo FC. Eksekutor berikutnya mampu menjalankan tugas masing-masing hingga memasuki tendangan kelima.
Selebrasi langsung pecah di tengah lapangan. Para pemain Tigo Kayo FC berhamburan merayakan kemenangan, sementara sorakan suporter menggema dari sekeliling lapangan. Setelah melewati final yang berlangsung ketat hingga titik putih, trofi Piala Wali Kota Payakumbuh 2026 akhirnya berada di tangan Tigo Kayo FC.
Editor : Medio Agusta






