Melalui pendekatan tersebut, peserta didik diharapkan tidak hanya mengetahui suatu konsep, tetapi juga memahami alasan, proses, serta penerapannya.
Mendorong Peran Aktif Peserta Didik
Salah satu aspek penting dalam pembelajaran mendalam adalah keterlibatan aktif peserta didik. Pembelajaran tidak lagi sepenuhnya didominasi oleh penjelasan guru, melainkan memberikan ruang yang lebih luas kepada siswa untuk terlibat dalam proses membangun pengetahuan.
Mahasiswa PPG diperkenalkan dengan pentingnya merancang pertanyaan pemantik, aktivitas eksplorasi, studi kasus, diskusi kelompok, proyek pembelajaran, dan kegiatan reflektif. Berbagai aktivitas tersebut dapat membantu peserta didik mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi.
Guru juga perlu memastikan bahwa pembelajaran memberikan kesempatan kepada seluruh peserta didik untuk berpartisipasi sesuai kemampuan dan karakteristik masing-masing. Oleh sebab itu, rancangan pembelajaran perlu mempertimbangkan keberagaman kebutuhan, gaya belajar, pengalaman, dan tingkat kesiapan siswa.
Pemahaman terhadap keberagaman tersebut menjadi bagian penting dalam menciptakan pembelajaran yang inklusif, adil, dan berorientasi pada perkembangan peserta didik.
Pelatihan ini juga menekankan perubahan peran guru dalam pembelajaran. Guru tidak hanya berfungsi sebagai sumber informasi, tetapi juga sebagai fasilitator, pembimbing, dan perancang proses belajar.
Sebagai fasilitator, guru perlu membantu peserta didik menemukan hubungan antara pengetahuan baru dengan pengetahuan yang telah dimiliki. Guru juga perlu memberikan umpan balik yang membangun agar siswa dapat memperbaiki proses dan hasil belajarnya.
Sebagai perancang pembelajaran, guru dituntut mampu menentukan tujuan yang jelas, memilih aktivitas yang sesuai, menyiapkan sumber belajar, serta menyusun asesmen yang mampu mengukur pemahaman secara utuh.
Editor : Marjeni Rokcalva






