Membangun Computational Thinking bagi Calon Guru
Salah satu kemampuan yang dapat dikembangkan melalui pengenalan coding adalah computational thinking atau berpikir komputasional. Kemampuan ini meliputi proses memecah masalah, menemukan pola, menyederhanakan persoalan, serta merancang langkah solusi yang dapat dijalankan secara runtut.
Bagi calon guru, kemampuan berpikir komputasional memiliki manfaat yang luas. Guru dapat menggunakannya saat merancang pembelajaran, mengelola aktivitas di kelas, menyusun asesmen, maupun mencari solusi terhadap berbagai permasalahan pembelajaran.
Dalam pelatihan tersebut, peserta didorong untuk tidak takut terhadap coding. Anggapan bahwa coding merupakan bidang yang rumit dan hanya dapat dipelajari oleh orang dengan latar belakang teknologi perlu diubah melalui pembelajaran yang bertahap dan kontekstual.
Pelatihan pengenalan ini menjadi titik awal agar mahasiswa PPG memiliki pengalaman langsung dalam memahami logika pemrograman. Dengan pendekatan yang sederhana, peserta dapat mengenal bagaimana suatu masalah diterjemahkan menjadi langkah-langkah penyelesaian yang terstruktur.
Guru Tidak Harus Menjadi Programmer, tetapi Perlu Memahami Logika Teknologi
Hal ini menjadi semakin penting karena peserta didik saat ini tumbuh dalam lingkungan yang sangat dekat dengan perangkat digital, aplikasi, kecerdasan buatan, gim, media sosial, dan berbagai layanan berbasis algoritma.
Guru perlu memiliki kesiapan agar dapat membimbing peserta didik menggunakan teknologi secara produktif. Pemahaman dasar coding dapat menjadi salah satu fondasi untuk meningkatkan kepercayaan diri guru dalam menghadapi perkembangan teknologi baru.
Selain itu, kemampuan tersebut juga dapat membuka peluang bagi guru untuk mengembangkan media pembelajaran sederhana, memahami penggunaan platform digital, serta berkolaborasi dengan bidang teknologi dalam menciptakan inovasi pendidikan.
Editor : Marjeni Rokcalva






