IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Mahasiswa PPG Calon Guru UNP Dibekali Dasar Coding dan Computational Thinking

Suasana Pelatihan Pengenalan Coding bagi Mahasiswa PPG Calon Guru UNP Gelombang 1 Tahun 2026, yang dilaksanakan pada Jumat, 10 Juli 2026. Foto: Humas PPG UNP
Suasana Pelatihan Pengenalan Coding bagi Mahasiswa PPG Calon Guru UNP Gelombang 1 Tahun 2026, yang dilaksanakan pada Jumat, 10 Juli 2026. Foto: Humas PPG UNP
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

Membangun Computational Thinking bagi Calon Guru

Salah satu kemampuan yang dapat dikembangkan melalui pengenalan coding adalah computational thinking atau berpikir komputasional. Kemampuan ini meliputi proses memecah masalah, menemukan pola, menyederhanakan persoalan, serta merancang langkah solusi yang dapat dijalankan secara runtut.

Salah seorang mahasiswa sedang bertanya.
Salah seorang mahasiswa sedang bertanya.

Bagi calon guru, kemampuan berpikir komputasional memiliki manfaat yang luas. Guru dapat menggunakannya saat merancang pembelajaran, mengelola aktivitas di kelas, menyusun asesmen, maupun mencari solusi terhadap berbagai permasalahan pembelajaran.

Dalam pelatihan tersebut, peserta didorong untuk tidak takut terhadap coding. Anggapan bahwa coding merupakan bidang yang rumit dan hanya dapat dipelajari oleh orang dengan latar belakang teknologi perlu diubah melalui pembelajaran yang bertahap dan kontekstual.

Pelatihan pengenalan ini menjadi titik awal agar mahasiswa PPG memiliki pengalaman langsung dalam memahami logika pemrograman. Dengan pendekatan yang sederhana, peserta dapat mengenal bagaimana suatu masalah diterjemahkan menjadi langkah-langkah penyelesaian yang terstruktur.

Guru Tidak Harus Menjadi Programmer, tetapi Perlu Memahami Logika Teknologi

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Salah satu pesan penting dalam pengenalan coding bagi calon guru adalah bahwa setiap guru tidak harus menjadi seorang programmer profesional. Namun, guru perlu memiliki pemahaman dasar terhadap perkembangan teknologi dan pola berpikir yang digunakan di dalamnya.

Hal ini menjadi semakin penting karena peserta didik saat ini tumbuh dalam lingkungan yang sangat dekat dengan perangkat digital, aplikasi, kecerdasan buatan, gim, media sosial, dan berbagai layanan berbasis algoritma.

Guru perlu memiliki kesiapan agar dapat membimbing peserta didik menggunakan teknologi secara produktif. Pemahaman dasar coding dapat menjadi salah satu fondasi untuk meningkatkan kepercayaan diri guru dalam menghadapi perkembangan teknologi baru.

Selain itu, kemampuan tersebut juga dapat membuka peluang bagi guru untuk mengembangkan media pembelajaran sederhana, memahami penggunaan platform digital, serta berkolaborasi dengan bidang teknologi dalam menciptakan inovasi pendidikan.

Editor : Marjeni Rokcalva
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH