IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Polemik Penetapan Tuan Rumah Muktamar NU 2026, PWNU Sumbar: Tak Ada Penolakan Pesantren Lirboyo

Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (Ketua PWNU) Sumatera Barat (Sumbar) Prof. H. Ganefri, Ph.D.  Foto: BeritaMinang
Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (Ketua PWNU) Sumatera Barat (Sumbar) Prof. H. Ganefri, Ph.D. Foto: BeritaMinang
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PADANG - Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (Ketua PWNU) Sumatera Barat (Sumbar) Prof. H. Ganefri, Ph.D menyampaikan klarifikasi terkait adanya polemik yang muncul pasca pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama yang berlangsung di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Kediri, Jawa Timur.

Prof. H. Ganefri, Ph.D dalam keterangannya Rabu (24/6/2026), menyampaikan, bahwa perlunya meluruskan sejumlah informasi yang beredar di tengah masyarakat terkait penetapan tuan rumah Muktamar Nahdlatul Ulama yang direncanakan berlangsung pada Agustus 2026 mendatang.

Ditegaskan Prof. H. Ganefri, Ph.D, sejumlah pemberitaan yang menyebut Rais Aam PBNU, KH. Miftachul Akhyar, menolak Pondok Pesantren Lirboyo sebagai calon tuan rumah Muktamar NU tidak sesuai dengan fakta yang terjadi dalam forum persidangan.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
“Perlu diluruskan bahwa kejadian yang sebenarnya tidak seperti yang diberitakan. Tidak benar apabila disebut bahwa Rais Aam KH. Miftachul Akhyar menolak Pondok Pesantren Lirboyo sebagai tuan rumah Muktamar. Yang terjadi adalah persoalan mekanisme persidangan yang dipersoalkan oleh peserta forum,” ujar Prof. Ganefri.

Prof. Ganefri menjelaskan bahwa pembahasan mengenai calon tuan rumah Muktamar NU 2026 dilakukan dalam Komisi Organisasi. Dalam pembahasan tersebut muncul beberapa alternatif lokasi yang diusulkan oleh peserta.

Editor : Marjeni Rokcalva
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH