"Program ini diharapkan mampu menciptakan budaya belajar yang lebih kuat di lingkungan sekolah sekaligus meningkatkan kualitas hasil belajar peserta didik secara berkelanjutan," ujarnya.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan implementasi Kelas BerNALAR sangat ditentukan oleh peran guru sebagai ujung tombak transformasi pembelajaran. Oleh karena itu, workshop ini dirancang untuk memperkuat kapasitas guru dalam merancang pembelajaran literasi dan numerasi yang kontekstual, mengembangkan modul dan asesmen yang berkualitas, memanfaatkan teknologi digital serta kecerdasan artifisial secara bijak, dan menerapkan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik.
"Saya berharap workshop ini tidak hanya menghasilkan pemahaman, tetapi juga melahirkan praktik nyata yang dapat langsung diterapkan di kelas. Guru memiliki peran strategis dalam menciptakan pengalaman belajar yang berkualitas bagi peserta didik," katanya.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya konkret untuk meningkatkan mutu pendidikan dasar melalui pengembangan perangkat pembelajaran yang mampu mengintegrasikan literasi dan numerasi secara sistematis dan berkelanjutan.
Editor : Medio Agusta






