“Semangat Kebangkitan Nasional yang lahir sejak berdirinya Boedi Oetomo pada tahun 1908 harus dijaga terus dan disesuaikan dengan tantangan zaman. Tantangan bangsa saat ini disebut telah bergeser dari kedaulatan teritorial menuju kedaulatan informasi dan transformasi digital,” ungkapnya.
Selanjutnya, Pemerintah mendorong berbagai program strategis nasional untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan rakyat, mulai dari Program Makan Bergizi Gratis, pemerataan pendidikan, layanan kesehatan gratis hingga perlindungan anak di ruang digital melalui penerapan PP TUNAS.
“Momentum Hari Kebangkitan Nasional 2026 diharapkan menjadi ajakan bagi seluruh elemen bangsa untuk memperkuat solidaritas, meningkatkan literasi digital dan menjaga tunas bangsa demi kedaulatan negara,” katanya.
Wako juga menekankan pentingnya menanamkan nilai sejarah perjuangan kepada generasi muda, khususnya pelajar, agar tidak hanya mengetahui sejarah melalui bacaan, tetapi juga memahami dan meneladani perjuangan para pahlawan, ungkap Ramlan.
Editor : Medio Agusta






