“Menjadi orang Minang hari ini bukan sekadar menjaga tradisi, tetapi menghadirkan kontribusi terbaik melalui ilmu pengetahuan, inovasi, kepemimpinan, dan karya nyata. Kita ingin generasi muda Minang hadir di panggung dunia, tetapi tetap memberi manfaat bagi bangsa dan daerah asalnya,” ujarnya.
Mahyeldi menegaskan bahwa Indonesia membutuhkan generasi yang memiliki kompetensi global, karakter yang kuat, dan komitmen kebangsaan. Menurutnya, perpaduan ketiga hal tersebut akan melahirkan talenta-talenta unggul yang mampu membawa Indonesia menuju masa kejayaannya.
Advertisement
Scroll ke bawah untuk lanjut membaca
Menutup paparannya, Mahyeldi menyampaikan keyakinannya bahwa Indonesia memiliki seluruh prasyarat untuk menjadi bangsa maju pada 2045. “Saya percaya sebagian arsitek Indonesia Emas 2045 sedang berada di ruangan ini. Karena masa depan tidak datang dengan sendirinya, tetapi dibangun oleh mereka yang berani mempersiapkannya mulai hari ini,” pungkasnya. (Adpsb/bud)
Penulis / Wartawan: Berita Minang
Editor: Marjeni Rokcalva
Standar Redaksi & Kepercayaan (E-E-A-T): Berita ini ditulis oleh jurnalis Berita Minang dan telah melalui proses verifikasi serta penyuntingan oleh Marjeni Rokcalva sesuai Pedoman Media Siber Dewan Pers. Diterbitkan oleh PT Berita Minang Media Sumbar (Susunan Redaksi).





