“Kita ingin masyarakat benar-benar merasakan pelayanan pendidikan yang adil, terbuka, dan tidak diskriminatif. Kepercayaan publik terhadap dunia pendidikan harus dijaga bersama,” ujarnya.
Wirman juga mengapresiasi langkah Pemko Payakumbuh yang mulai memperkuat sistem digital dalam pelaksanaan SPMB melalui aplikasi diSAKOLA guna meningkatkan transparansi dan mempermudah akses masyarakat.
Ia berharap penerapan sistem digital tersebut mampu meminimalkan potensi kecurangan serta mempercepat pelayanan kepada masyarakat dalam proses pendaftaran hingga pengumuman hasil seleksi.
Selain itu, DPRD Kota Payakumbuh juga mendorong pemerintah daerah terus memperhatikan pemerataan kualitas pendidikan dan pemenuhan tenaga pendidik agar pelayanan pendidikan di seluruh sekolah dapat berjalan optimal.
Editor : Medio Agusta






