Sebelum kejadian, bidan juga telah mengingatkan keluarga agar segera menghubungi petugas kesehatan jika muncul tanda-tanda persalinan, mengingat kondisi wilayah yang cukup terisolasi dan akses menuju fasilitas kesehatan membutuhkan waktu tempuh yang panjang.
“Wilayah seperti Rura Patontang memang memiliki akses yang cukup sulit. Selama ini bidan desa terus melakukan edukasi kepada ibu hamil agar segera menghubungi petugas kesehatan ketika tanda-tanda persalinan mulai muncul, sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat,” ujar Gina Alecia.
Dijelaskan, Sekitar pukul 11.00 WIB, bidan desa mendapat panggilan dari keluarga pasien dan segera melakukan pemeriksaan.
Melihat perkiraan kondisi bayi yang berukuran besar, bidan desa menyarankan agar pasien segera dirujuk ke Puskesmas Parit Koto Balingka untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Editor : Ade MS






