Wako Ramlan juga menjelaskan, untuk pengembangan RSUD, Pemko Bukittinggi tentu membutuhkan bantuan dari pemerintah pusat dan juga Anggota DPR RI. Tanpa bantuan pusat, perkembangan rumah sakit ini tentu bergerak lambat.
“Untuk itu, kami dari pemerintah kota akan mengirimkan proposal tentunya, untuk bantuan peralatan kesehatan dan hari ini kita serahkan proposal senilai Rp 44 miliar. Semoga ini bisa dibantu oleh pusat, agar RSUD Bukittinggi ini, semakin berkembang dan dapat melayani seluruh permasalahan kesehatan masyarakat,” ujar Wako.
Walikota juga menambahkan, saat ini, RSUD Bukittinggi tengah menyusun perencanaan pembangunan ruang CT scan ruang dan cathlab. Selain itu, sebagai penunjang rumah sakit dan keluarga pasien, juga tersedia supermarket, koperasi dan akan dibangun mushalla yang dibangun oleh pihak ketiga.
Anggota Komisi IX DPR RI, Ade Rezki Pratama, mengapresiasi Wamenkes RI yang gencar mengunjungi seluruh rumah sakit di Indonesia. Setiap kunjungannya, Wamenkes “jemput bola”, kebutuhan dari setiap rumah sakit, baik fisik, sumber daya maupun alat penunjang kesehatan.
Editor : Medio Agusta






