Gubernur Mahyeldi: Rehabilitasi Lahan Rusak Ringan dan Sedang di Sumbar Tuntas

Gubernur Mahyeldi di di Korong Tanah Taban, Nagari Pasie Laweh Lubuk Alung, Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, Rabu (13/5/2026). Foto: Adpim Sumbar
Gubernur Mahyeldi di di Korong Tanah Taban, Nagari Pasie Laweh Lubuk Alung, Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, Rabu (13/5/2026). Foto: Adpim Sumbar
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

“Kita sudah gerakkan semua simpul, mulai dari kabupaten, provinsi sampai kementerian. Tinggal sekarang kepastian anggaran. Mudah-mudahan Mei ini sudah mulai terlihat titik terang,” ucap Mahyeldi.

Mahyeldi juga mengingatkan potensi banjir dan longsor masih mengancam sejumlah daerah. Apalagi, saat ini curah hujan di Sumbar masih tergolong tinggi.

“Di Agam kemarin masih terjadi longsor, jalan putus dan area pertanian terganggu. Karena itu kita harus bergerak cepat sekaligus meminimalisir risiko banjir dan longsor berikutnya,” katanya.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll ke bawah untuk lanjut membaca
Sementara itu, Kepala Pusat Pelatihan Pertanian RI, Tedy Dirhamsyah mengapresiasi kecepatan Sumbar dalam memulihkan lahan pertanian terdampak bencana. Bahkan, menurutnya, Sumbar menjadi provinsi dengan progres terbaik dibanding daerah terdampak lainnya Aceh dan Sumatera Utara.

“Total lahan rusak ringan dan sedang di Sumbar mencapai 3.902 hektare dan progresnya luar biasa. Secara nasional rata-rata baru sekitar 14 persen, tapi Sumbar sudah memenuhi target Pak Menteri. Ini juara satu,” kata Tedy.

Penulis / Wartawan:
Editor: Marjeni Rokcalva

Standar Redaksi & Kepercayaan (E-E-A-T): Berita ini ditulis oleh jurnalis Berita Minang dan telah melalui proses verifikasi serta penyuntingan oleh Marjeni Rokcalva sesuai Pedoman Media Siber Dewan Pers. Diterbitkan oleh PT Berita Minang Media Sumbar (Susunan Redaksi).
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH