Ia menambahkan, falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah menjadi fondasi dalam menjaga keseimbangan nilai adat dan agama. Prinsip musyawarah serta penghormatan terhadap perbedaan juga menjadi kekuatan utama masyarakat Minangkabau.
“Perbedaan bukan untuk dipertentangkan, tetapi untuk dipadukan,” tegasnya.
Gubernur berharap, pengurus FPK yang baru dapat menjalankan amanah dengan baik serta menjadi jembatan komunikasi antar kelompok masyarakat.
Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten
“Kami berharap FPK hadir menjaga harmoni sosial dan berkontribusi dalam mewujudkan Sumbar yang aman, damai, dan sejahtera,” katanya.Sementara itu Ketua FPK Sumbar, Maman Sudarman menyampaikan kepengurusan yang baru dilantik merupakan representasi keberagaman, dengan melibatkan 32 etnis yang ada di Sumbar.
Editor : Marjeni Rokcalva






