Sementara Kepala Bagian Kesra Kota Bukittinggi, Syukri Naldi, mengatakan, tahun 2026 ini, Pemerintah Kota Bukittinggi mengalokasikan anggaran insentif untuk guru keagamaan dan gharin masjid dan mushalla mencapai Rp 7.782.000.000,-.dengan rinciannya, Rp 6.792.000.000,- untuk 744 guru keagamaan, dan Rp 990.000.000,- untuk 157 garin, ujarnya.
Guru penerima insentif itu tergabung dalam berbagai organisasi, yakni Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) 91 orang, Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) 209 orang, Forum Komunikasi Pondok Al-Qur’an (FKPA) 112 orang serta Badan Kerja Sama (BKS) 332 orang. Selain itu, terdapat 157 garin masjid dan mushalla yang juga menerima insentif, rincinya.







