Ia optimistis perekonomian Sumbar pada tahun 2026 akan tumbuh lebih baik, seiring masuknya anggaran besar untuk program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di berbagai daerah.
“Anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi yang mencapai triliunan rupiah tentu akan memberikan multiplier effect bagi perekonomian. Momentum ini harus kita optimalkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” tegasnya.
Di sisi lain, Mahyeldi juga mengingatkan bahwa kondisi keuangan daerah saat ini menghadapi tantangan, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Karena itu, diperlukan langkah adaptif dalam pengelolaan anggaran agar pembangunan tetap berjalan.
Sementara itu Walikota Padang Panjang, Hendri Arnis menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Sumbar dalam mendorong pembangunan di daerahnya.
Editor : Marjeni Rokcalva







