Di jalur Malalak, Gubernur melihat langsung progres perbaikan jalan yang disiapkan sebagai opsi pengurai kepadatan Padang–Bukittinggi. Meski menunjukkan perkembangan signifikan, menurutnya, jalur ini masih memiliki sejumlah titik rawan longsor dan untuk sementara hanya dapat dilalui kendaraan roda dua dan mobil pribadi.
“Kita akan optimalkan jalur yang ada agar masyarakat punya pilihan ketika jaur utama padat. Tapi tetap, dengan mengedepankan prinsip keselamatan,” ujarnya.
Sementara itu, untuk ruas Lembah Anai, Pemprov berharap PT. Hutama Karya Infrastruktur (HKI) selaku pelaksana bisa mempercepat penanganan. Sehingga pada H-7 Lebaran, ruas jalan Lembah Anai sudah dapat difungsikan 24 jam.
Selain kesiapan fisik jalan, Pemprov juga akan menambah posko pengamanan di titik rawan guna mempercepat respons jika terjadi gangguan lalu lintas maupun potensi bencana.
Editor : Ade MS






