BUKITTINGGI - Kuda bendi bukan sekadar moda transportasi di Kota Bukittinggi melainkan sebagai simbol budaya dan mendukung pariwisata di sekitar Jam Gadang.
Menyadari pentingnya kesehatan aset wisata tersebut, Pemko Bukittinggi melalui Dinas Pertanian dan Pangan Kota Bukittinggi secara rutin menyelenggarakan Pelayanan Terpadu Kesehatan Hewan (Yandukeswan) yang dikhususkan bagi kuda bendi yang tergabung dalam persatuan kusir bendi.
Menurut Kepala Dinas Pertanian dan Pangan ( DPP) Bukittinggi, Hendry mengatakan, kegiatan yang dilakukan pada kegiatan Yandukeswan antara lain, Pemeriksaan Kesehatan Rutin oleh tim dokter hewan dan paramedik.







