Selain itu, juga dilakukan Pemberian Vitamin dan Obat Cacing, agar stamina kuda tetap terjaga dan untuk meningkatkan daya tahan tubuh, setiap kuda diberikan asupan vitamin tambahan dan obat cacing secara berkala. Langkah preventif ini sangat penting untuk memastikan kuda tetap bugar, memiliki nafsu makan yang baik, dan terhindar dari penyakit menular yang dapat menurunkan performa kerja mereka, jelas Hendry.
Dikatakannya, pada kegiatan Yandukeswan kesian itu, juga dilakukan Edukasi bagi Para Kusir, karena Yandukeswan menjadi wadah edukasi bagi para anggota persatuan bendi.Para kusir diberikan pemahaman mengenai prinsip Animal Welfare (Kesejahteraan Hewan), pola pemberian pakan yang bergizi, serta kebersihan kandang. Edukasi ini bertujuan agar para pemilik tidak hanya mengejar setoran, tetapi juga memperlakukan hewan dengan kasih sayang.
Melalui program Yandukeswan yang berkelanjutan, persatuan kuda bendi Bukittinggi tidak hanya berperan sebagai penggerak ekonomi, tetapi juga menjadi cerminan kota yang peduli terhadap keseimbangan antara tradisi, pariwisata, dankesehatan makhluk hidup, pungkasnya. ( yus)
Editor : Medio Agusta






