SUMATERA BARAT — Kepedulian perantau Minangkabau terhadap kampung halaman kembali diwujudkan melalui aksi kemanusiaan.
Tim Perantau Minang Kalimantan Barat Peduli melanjutkan penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak galodo (banjir bandang) di sejumlah nagari di Kabupaten Agam, Padang Pariaman, Solok, dan Tanah Datar, pada 16–17 Desember 2025.
Aksi kemanusiaan ini merupakan kelanjutan dari rangkaian bantuan sebelumnya yang telah disalurkan ke berbagai wilayah terdampak bencana di Sumatera Barat. Penyaluran dilakukan secara langsung ke lokasi terdampak dengan menyesuaikan kebutuhan paling mendesak di lapangan.
Sengdia Sasra Selaku Koordinator Tim Peduli Sumbar Perantau Minang Kalbar menyampaikan, Pada Selasa (16/12) menyalurkan bantuan kepada enam kepala keluarga (KK) selamat yang terdampak galodo di Jorong Sungai Tampang dan Jorong Pantas, Nagari Tanjung Sani, Kabupaten Agam.
" Bantuan diserahkan oleh Eldi Harpenjoni dan Aris, dengan pendampingan mantan Wali Nagari Tanjung Sani, Maizon Datuak Bandaro" Ujarnya.
Masih pada hari yang sama, tim melanjutkan perjalanan ke Nagari Toboh Malalak, Kabupaten Padang Pariaman. Di nagari ini, bantuan disalurkan kepada 19 KK, yang diterima oleh Yonita dan didampingi sejumlah korban bencana lainnya.
Bantuan berupa kompor gas beserta aksesorinya diserahkan untuk menunjang kebutuhan memasak keluarga terdampak selama masa pemulihan.
Keesokan harinya, Rabu (17/12), penyaluran bantuan berlanjut ke wilayah Kabupaten Solok dan Tanah Datar. Tim Peduli Sumbar Perantau Minang Kalbar diwakili oleh AKBP (Purn) H. Suanto, SH, MH dan H. Marparoza, S.PdI selaku Ketua Perkumpulan Bundo Kanduang Minangkabau Provinsi Kalimantan Barat, didampingi Ketua Tim Eldi Harpenjoni, Sekretaris Aris, serta Koordinator Sengdia Sastra.
Di Kecamatan Junjung Sirih, bantuan diserahkan kepada Camat Junjung Sirih, Neni Amelia, untuk kemudian didistribusikan kepada warga terdampak di Jorong Saning Baka, Nagari X Koto Singkarak sebanyak 25 KK, serta warga Nagari Paninggahan sebanyak 35 KK. Bantuan yang disalurkan berupa magic com dan beras dan lainnya.
Editor : Berita Minang






