IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Cerita Menembus Sisa Bencana, Langkah Cepat Wako Padang Panjang

Wali Kota Hendri Arnis bergerak cepat meninjau sejumlah lokasi terdampak, memastikan warganya tidak menghadapi masa sulit ini seorang diri. Foto: Kominfo Padang Panjang
Wali Kota Hendri Arnis bergerak cepat meninjau sejumlah lokasi terdampak, memastikan warganya tidak menghadapi masa sulit ini seorang diri. Foto: Kominfo Padang Panjang
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PAGI itu, mendung tipis masih menggantung di langit Kota Padang Panjang. Jejak bencana yang melanda beberapa hari sebelumnya tampak di banyak sudut kota: tanah basah, saluran air penuh lumpur, pepohonan tumbang, jalan yang terban, serta dinding rumah yang retak. Di tengah suasana yang belum pulih sepenuhnya, Wali Kota Hendri Arnis bergerak cepat meninjau sejumlah lokasi terdampak, memastikan warganya tidak menghadapi masa sulit ini seorang diri.

Jika sehari sebelumnya ia berada di Kecamatan Padang Panjang Timur, hari itu giliran Kelurahan Kampung Manggis, Kecamatan Padang Panjang Barat, menjadi tujuan awalnya. Di RT 23, langkahnya terhenti di depan saluran air yang sepenuhnya tertutup material lumpur. Dari bibir jurang, bangunan-bangunan warga tampak rapuh berdiri di atas tanah yang kini tidak lagi stabil.

“Saluran ini harus segera dibersihkan. Air harus kembali mengalir,” tegasnya kepada petugas. Sejumlah instruksi cepat dikeluarkan, mulai dari pembersihan aliran air hingga penanganan awal jalan terban, semua demi memastikan keselamatan warga tetap menjadi prioritas.

Wali Kota juga membagikan bantuan sembako kepada warga yang rumahnya terdampak. Banyak di antara mereka yang masih terlihat syok, namun kehadirannya bersama tim membuat suasana sedikit mencair.

Perjalanan berlanjut ke salah satu rumah di kawasan itu. Di sebuah kamar sederhana, seorang lansia tampak terbaring lemah. Tanpa menunda waktu, Wako Hendri memanggil tim kesehatan. Pemeriksaan dilakukan di tempat, sebelum diputuskan bahwa warga tersebut harus segera dirujuk ke rumah sakit.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
“Kalau ada warga yang sakit, jangan ditunda. Segera hubungi puskesmas, RT, atau lurah. Kita harus bergerak cepat,” pesannya, sebuah imbauan yang ia sampaikan dengan nada penuh kepedulian.

Di RT 13 Kampung Manggis, dampak longsor tampak lebih luas. Rumah warga yang berada dekat lereng memperlihatkan kerusakan serius.

Sementara itu, di RT 1 Kelurahan Silaing Bawah, tantangan berbeda terlihat, permukiman warga berdiri di atas kontur tanah ekstrem dan rawan pergerakan.

“Kalau memungkinkan, relokasi adalah langkah terbaik,” ucapnya dengan nada halus namun tegas. Ia menyadari bahwa berpindah tempat tinggal bukan perkara mudah, tetapi keselamatan warga tetap menjadi yang utama.

Selama peninjauan, sinergi antarinstansi terlihat jelas. OPD terkait, pihak kelurahan, RT, hingga para relawan bergerak dalam ritme yang sama, cepat, sigap, dan saling menguatkan.

Editor : Marjeni Rokcalva
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH