IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

LBH GP Ansor PW Sumatera Barat Minta Usut Tuntas Peristiwa Perkelahian Simpang Ketaping Padang

Eko Kurniawan,SH, Ketua LBH GP Ansor PW Sumatera Barat. Foto:Dok.
Eko Kurniawan,SH, Ketua LBH GP Ansor PW Sumatera Barat. Foto:Dok.
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PADANG - Lembaga Bantuan Hukum LBH GP Ansor PW Sumatera Barat berduka cita atas korban meninggal dunia dalam peristiwa perkelahian di Simpang Ketaping By Pass Padang beberapa hari lalu. LBH GP Ansor sudah menemui keluarga korban dan menjadi kuasa hukum korban. Hal ini bagian untuk menegakkan keadilan .

"Bantuan Hukum yang dilakukan LBH Ansor merupakan upaya untuk memenuhi dan sekaligus sebagai implementasi dari negara hukum yang mengakui dan melindungi serta menjamin hak asasi warga negara akan kebutuhan akses terhadap keadilan (access to justice),"ungkap Eko Kurniawan Ketua LBH GP Ansor PW Sumatera Barat ketika takziah di rumah korban Wahyu Andri Pratama di Gunung Pangilun Kota Padang, Senin 22 September 2025.

Eko juga mendapatkan informasi dari keluarga korban bahwa ada dugaan pihak yang membawa korban ke Tempat Kejadian Perkara TKP masih belum diungkap oleh pihak kepolisian.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
"Kami keluarga sudah ikhlas menerima. Tapi kami minta pihak kepolisian usut tuntas ada dugaan ada orang yang membawa korban ke TKP sampai saat ini belum ada panggilan pihak kepolisian.Kami sudah punya saksi dan bukti untuk mengungkapkan hal tesebut.Kami juga sudah buat laporan polisi pada hari kejadian di Polresta Padang,tinggal bagaimana pengembangan dan modus dilakukan pelaku yang saat ini sudah ditahan," cerita Andri orang tua laki laki korban.

Andri juga memberikan apresiasi atas kerja polisi langsung bergerak menangkap pelaku.

LBH GP Ansor PW Sumatera Barat juga menilai remaja kita butuh pengakuan jati diri, tapi pada mentalitas yang tumbuh darinya. Banyak remaja mulai menjadikan kekerasan sebagai sarana untuk membentuk identitas. Dalam dunia yang makin sepi makna, mereka mencari eksistensi dari luka yang dipamerkan.

"Ada kebanggaan terselubung saat nama kelompoknya masuk berita. Ada rasa superioritas ketika video mereka viral. Tentunya kita berharap tidak ada lagi korban.LBH GP Ansor PW Sumbar mengimbau semua pihak agar senantiasa punya rasa empati untuk keluarga korban,foto dan video korban tak perlu disebarluaskan ke media sosial.Jadikan peristiwa ini pelajaran berharga,stop segala bentuk kekerasan," harap Eko. (EK)

Editor : Marjeni Rokcalva
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH