IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

2 Meninggal Akibat Gempa Poso, Kepala BNPB: Perkuat Struktur Bangunan dan Ketahanan Rumah

Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto S.Sos, M.M,. (Baju hijau rompi hijau) saat berdialog dengan para warga di Kantor Desa Tangkura, Kecamatan Poso Pesisir Selatan, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Selasa (19/8/2025).
Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto S.Sos, M.M,. (Baju hijau rompi hijau) saat berdialog dengan para warga di Kantor Desa Tangkura, Kecamatan Poso Pesisir Selatan, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Selasa (19/8/2025).
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

Pemerintah daerah melalui Bupati Poso Verna G.M. Inkiriwang menetapkan status tanggap darurat pascagempa yang terjadi di Kabupaten Poso. Hal ini tertuang dalam surat keputusan No. 100.3.3.2/0580/2025 tentang status tanggap darurat bencana gempa bumi selama 24 hari terhitung 18 Agustus hingga 31 Agustus 2025. Keputusan ini sebagai bentuk respon cepat pemerintah daerah dalam hal penanganan darurat.

Verna juga menambahkan pemerintah daerah akan mempertimbangkan masukan dari BNPB mengenai penguatan struktur bangunan. Salah satunya dengan melapisi dinding maupun tembok dengan kawat anyam. Kerusakan bangunan yang luas, runtuhnya struktur, hingga jatuhnya korban jiwa, hampir selalu berasal dari rumah-rumah yang tidak memenuhi kaidah bangunan tahan gempa. Ini menjadi pemantik bahwa membangun rumah bukan sekadar urusan tempat tinggal, tetapi juga menyangkut keselamatan.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Usai melakukan peninjauan lapangan, Suharyanto segera memimpin rapat koordinasi (rakor) penanganan darurat bencana gempa bumi di Kantor Bupati Poso. Pada kesempatan ini, BNPB juga memberikan bantuan dukungan logistik dan peralatan. Adapun bantuannya yakni sembako 100 paket, hygiene kit 50 paket, selimut 100 lembar, matras 100 lembar, velbed 50 lembar, makanan siap saji 200 paket, tenda pengungsi 3 unit, tenda keluarga 25 unit, paket makanan balita/anak dan paket kebutuhan pokok bagi kelompok rentan.

Di samping itu, tambah Abdul Muhari, Ph.D., Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, BNPB juga terus berkoordinasi dengan BPBD setempat untuk mempercepat penanganan darurat, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dan pemulihan kondisi masyarakat. Masyarakat diimbau tetap tenang, waspada terhadap potensi gempa susulan, serta mengikuti informasi resmi dari BMKG, BPBD, dan BNPB. (R/BM)

Editor : Marjeni Rokcalva
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH