IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

2 Meninggal Akibat Gempa Poso, Kepala BNPB: Perkuat Struktur Bangunan dan Ketahanan Rumah

Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto S.Sos, M.M,. (Baju hijau rompi hijau) saat berdialog dengan para warga di Kantor Desa Tangkura, Kecamatan Poso Pesisir Selatan, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Selasa (19/8/2025).
Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto S.Sos, M.M,. (Baju hijau rompi hijau) saat berdialog dengan para warga di Kantor Desa Tangkura, Kecamatan Poso Pesisir Selatan, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Selasa (19/8/2025).
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

POSO - Gempa bumi M5.8 yang mengguncang wilayah Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah pada Minggu (17/8) berdampak pada kerusakan sejumlah insfratruktur bangunan, baik rumah maupun tempat ibadah. Sehari setelah kejadian, Senin (18/8/2025) Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. Suharyanto S.Sos. M.M,. langsung bertolak ke Poso guna melihat langsung situasi dan kondisi terkini pascagempa.

Setibanya di Poso, Suharyanto langsung melakukan peninjauan ke lokasi terdampak gempa yakni di SDN 01 Tangkura, Poso Pesisir Selatan. Berdasarkan pandangan visual, kerusakan terlihat dari plafon yang jatuh mengenai bangku dan meja ruang kelas. Seluruh kegiatan belajar mengajar kini dihentikan sementara hingga kondisi sudah kondusif.

Suharyanto juga menyempatkan berdialog dengan para warga terdampak di Kantor Desa Tangkura, Kecamatan Poso Pesisir Selatan. Dalam pertemuan itu, Kepala BNPB mendengar aspirasi dari beberapa warga. Kehadiran Suharyanto di tengah-tengah kondisi darurat itu melegakan puluhan pasang mata yang hadir. Ucapan terima kasih bergelora di forum sederhana itu. Bagi mereka, kehadiran pemerintah membawa semangat dan motivasi untuk bangkit. Dalam dialog itu, Suharyanto pun berpesan kepada para warga untuk melakukan pengecekan kondisi rumah akibat kerusakan yang terjadi akibat guncangan gempa.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
"Mohon bapak/ibu semua untuk saat ini dapat melakukan pengecekan kondisi rumah pascagempa. Apakah rumahnya ini masih dalam kondisi layak huni atau tidak. Karena upaya penguatan struktur bangunan juga kiranya dapat dilakukan untuk menjadikan rumah yang lebih tahan gempa," jelas Suharyanto.

Desa Tangkura, Kecamatan Poso Pesisir Selatan menjadi lokasi paling terdampak pascagempa. Kaji cepat sementara, Desa Tangkura tercatat 8 orang luka ringan, 49 rumah rusak berat, 34 rumah rusak ringan, 3 rumah ibadah gereja dan 1 sekolah dasar terdampak.

Editor : Marjeni Rokcalva
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH