Menurutnya, kegiatan olahraga bukan hanya sarana kompetisi, tetapi juga bagian dari pembangunan sumber daya manusia.
"Turnamen seperti ini menjadi wadah menyalurkan bakat, mempererat silaturahmi antarinstansi dan generasi, serta memupuk semangat sportivitas. Kami berharap ajang ini melahirkan atlet berbakat yang mampu membawa nama Payakumbuh hingga ke tingkat nasional bahkan internasional," katanya.
Sementara itu, Ketua Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kota Payakumbuh Fitrayanto, mengatakan turnamen ini merupakan bagian dari pembinaan berkelanjutan.
Lebih lanjut dijelaskan Ketua Panitia Tavril Samri, bahwa turnamen berlangsung dua hari untuk kategori umum dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Sedangkan kategori pelajar akan digelar pada 8-9 September mendatang.
Editor : Medio Agusta






