Ia menambahkan, Pemko Payakumbuh siap mendukung program tersebut, termasuk dengan menghadirkan fasilitas penunjang seperti jaringan internet gratis (free wifi) dan berbagai kegiatan kreatif berbasis budaya lokal.
“Kita akan hidupkan kembali budaya-budaya yang hampir punah, sebagai benteng moral generasi muda kita. Kita ingin anak-anak kita tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, berakhlak, dan siap memajukan negeri,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Payakumbuh Hendri Yazid, menjelaskan bahwa program MITRA merupakan inovasi yang akan menjadi wadah pembinaan remaja berbasis masjid.
“Program ini akan memusatkan berbagai aktivitas remaja, dari latihan silat, ceramah agama, hingga pelatihan keterampilan. Kami ingin menghidupkan kembali budaya kasurau, membangun interaksi positif di rumah ibadah,” katanya.
Editor : Medio Agusta






