IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Irigasi Utama di Payakumbuh Timur Putus Akibat Longsor, Sawah Tiga Kelurahan Terancam Kekeringan

Foto Irigasi utama sumber pengairan sawah bagi masyarakat di tiga kelurahan Kecamatan Payakumbuh Timur, Kota Payakumbuh, putus akibat tanah longsor(f/istimewa)
Foto Irigasi utama sumber pengairan sawah bagi masyarakat di tiga kelurahan Kecamatan Payakumbuh Timur, Kota Payakumbuh, putus akibat tanah longsor(f/istimewa)
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

Payakumbuh, Sumatera Barat - Irigasi utama atau yang dikenal dengan Tali Bandar, sumber pengairan sawah bagi masyarakat di tiga kelurahan Kecamatan Payakumbuh Timur, Kota Payakumbuh, putus akibat tanah longsor pada Rabu pagi (21/5).

Tiga kelurahan yang terdampak adalah Tiakar, Payobasuang, dan Koto Panjang. Akibat putusnya saluran irigasi yang mengalirkan air dari Batang Agam ini, areal persawahan di wilayah tersebut terancam tidak mendapatkan pasokan air.

Seorang warga memperhatikan Irigasi utama sumber pengairan sawah bagi masyarakat di tiga kelurahan Kecamatan Payakumbuh Timur, Kota Payakumbuh, putus akibat tanah longsor. (f/istimewa)
Seorang warga memperhatikan Irigasi utama sumber pengairan sawah bagi masyarakat di tiga kelurahan Kecamatan Payakumbuh Timur, Kota Payakumbuh, putus akibat tanah longsor. (f/istimewa)

Dua tahun sebelumnya, tepatnya pada September 2023, masyarakat setempat secara swadaya bergotong-royong memperbaiki Tali Bandar dengan mengandalkan tenaga dan sumbangan dana dari para perantau.

"Tragedi ini mestinya mendapat atensi serius dari pemerintah kota Payakumbuh dan Provinsi Sumatera Barat," ujar Ilhamsyah, Wakil Presiden Partai Buruh, dalam keterangannya. "Kasihan para petani kita, terancam tidak bisa mengolah sawah mereka," tegas aktivis yang akrab disapa Boing ini.

Ilhamsyah, Wakil Presiden Partai Buruh (f/korlantas polri)
Ilhamsyah, Wakil Presiden Partai Buruh (f/korlantas polri)

Menanggapi kejadian ini, Wakil Ketua DPRD Kota Payakumbuh, Hurisna Jamhur, telah menyampaikan permohonan perhatian kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Payakumbuh, Muslim, ST, MSi, agar segera dilakukan perbaikan.

"Pak Kadis sudah menyanggupi dan bahkan sudah meneruskan tragedi ini ke tingkat Provinsi," ungkap Hurisna melalui pesan Whatsapp.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Palimo Sitampai, mantan "Tuo Banda" (pengurus irigasi) Kenagarian Tiakar-Payobasuang, mengungkapkan kekecewaannya karena permasalahan Tali Bandar ini sebelumnya sudah dilaporkan kepada pemerintah Provinsi melalui Camat Payakumbuh, Kadis PUPR, bahkan Penjabat Walikota Payakumbuh saat itu, Rida Ananda.

"Sayang sekali, lebih kurang dua tahun kami menanti, tanpa atensi. Janji hanya sebatas janji. Sekarang inilah akibatnya!" serunya dengan nada kecewa.

Melihat lambannya respons birokrasi, para perantau Nagari Payobasuang yang berdomisili di Jakarta Raya kini berinisiatif menggalang dana. Upaya ini dilakukan setidaknya untuk membangun sambungan darurat sembari menunggu perbaikan total dari pihak terkait.

Editor : Editor
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777