Di antaranya ketersediaan kandang penampungan, penanganan hewan yang sesuai, penggunaan pisau tajam dan sesuai ukuran, memastikan hewan tidak menyaksikan penyembelihan lain, dan memastikan kematian hewan sebelum pengulitan atau pemotongan organ dalam.
Ia juga menekankan agar luka sembelihan tidak disiram air, pemotongan dilakukan di atas meja, petugas tidak merokok, meludah atau tanpa alas kaki di area pemotongan, jeroan dicuci dengan air bersih, daging dikemas dalam kantong plastik bening terpisah dari jeroan,
Adapun pendistribusian, lanjutnya, dilakukan maksimal enam jam setelah pemotongan. Serta tersedia lubang penampungan darah dan penanganan limbah.
Penulis / Wartawan: Editor
Editor: Marjeni Rokcalva





