IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Ngeri, Pemuda Asal Mentawai Jadi Korban Tebasan Leher di Padang. Begini Kronologisnya

Korban Parmono Saogo. Foto: Mentawaikita.com
Korban Parmono Saogo. Foto: Mentawaikita.com
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PADANG - Pemuda asal kabupaten Mentawai bernama Parmono Saogo (21) mengalami kritis di RSUP M. Djamil Padang setelah lehernya ditebas oleh orang tidak dikenal (otk) sekira pukul 02.00 WIB dinihari tadi di Jalan Sutomo dekat tugu api Simpang Haru, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang.Akibat kejadian tersebut, korban harus menjalani operasi di rumah sakit.

Penuturan dari teman korban Hengki Hotang (21), mereka berasal dari Dusun Mapoupou, Desa Makalo, Kecamatan Pagai Selatan, saat kejadian mereka keluar malam mencari makan di warung sekitar kawasan Marapalam dengan cara jalan kaki.

Dikutip dari Mentawaikita.com,"Saat itu ada dua kendaraan roda dua datang dari Lubuk Begalung menuju arah Simpang Haru, mereka ada empat orang, kemudian mereka hendak menabrak kami, tapi kami berdua melompat ke trotoar," tuturnya, Minggu (16/2/2020).

Kemudian kata Hengki, korban Parmono menoleh melihat kendaraan, lalu satu pengendara memakai Honda Beat warna biru kembali kearah mereka lalu orang yang dibonceng mengibaskan samurai ke arah mereka.

"Parmono kena kibas samurai bagian leher kirinya, sedangkan saya saat itu langsung menunduk, lalu saya lihat tangan Parmono yang memegang lehernya berdarah, kemudian saya perhatikan lagi ternyata lehernya sudah luka-luka. Beruntung ada pengendara yang lewat di lokasi kejadian langsung membawa kami ke Bidan Cici yang dekat lokasi, namun pada pukul 03.00 WIB, Parmono di rujuk ke RSUP M. Djamil Padang," terangnya.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Setelah korban diantarkan ke Poliklinik Bidan Cici langsung melapor ke Polsek Padang Timur yang tidak jauh dari lokasi Poliklinik tersebut. Di M. Djamil Padang korban menjalani operasi dan sampai pukul 13.20 WIB korban masih di ruang operasi.

Menurut Hengki dia tidak tahu kesalahan, tiba-tiba saja orang tak dikenal tersebut menyerang mereka. Hengki sendiri tinggal di kawasan Marapalam, bekerja sebagai kuki bangunnan, sedangkan korban tinggal di kawasan Ampang, bekerja di tempat cucian mobil.

Sampai berita ini diturunkan belum ada keterangan polisi setempat tempat korban melapor.

Editor

Sumber: Mentwaikita.com

Editor : Berita Minang
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH