IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Wako Erman Safar Jawab Pemandangan Umum Terhadap Ranperda APBD Perubahan 2024

Wako Bukittinggi Erman Safar sampaikan jawaban pemandangan umum enam fraksi yang ada di DPRD Bukittinggi, dalam sidang paripurna DPRD setempat di gedung DPRD Bukittinggi, Selasa,( 30/07) Foto : Dok Diskominfobkt
Wako Bukittinggi Erman Safar sampaikan jawaban pemandangan umum enam fraksi yang ada di DPRD Bukittinggi, dalam sidang paripurna DPRD setempat di gedung DPRD Bukittinggi, Selasa,( 30/07) Foto : Dok Diskominfobkt
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

BUKITTINGGI - Walikota Bukittinggi Erman Safar langsung menjawab pemandangan umum enam fraksi yang ada di DPRD Bukittinggi atas R-APBD Perubahan 2024,setelah pemandangan umum itu disampaikan sebelum pada Selasa,(30/07) siang.

Jawaban itu disampaikan Wako dalam rapat paripurna yang dipimpin ketua DPRD Bukittinggi,Beny Yusrial di Gedung DPRD, Selasa (30/07) sore.

Walikota Bukittinggi, Erman Safar, dalam jawabannya menyampaikan, sependapat dengan fraksi gerindra, bahwa kedepan antara Pemerintah Kota Bukittinggi melalui rencana kerjanya dan DPRD melalui pokok-pokok pikirannya, bersinergi untuk mewujudkan pencapaian RPJMD demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Terkait pemandangan umum fraksi PKS, Wako menjelaskan, pendapatan berasal dari sektor pariwisata. Dengan telah dibukanya akses jalan Lembah Anai serta kondisi alam yang cukup kondusif, pemko tetap berupaya dan bekerja keras untuk mencapai target pendapatan asli daerah yang telah ditetapkan dalam Rancangan Perubahan APBD Tahun 2024, jelas Wako.

"Penyelenggaraan pemerintahan tahun 2024 sedang terlaksana. Maka pencapaian RPJMD dapat diukur sampai akhir tahun 2023. Sebagai tahun kedua penyelenggaraan RPJMD tahun 2021-2026 melalui pencapaian indikator makro. Pertumbuhan ekonomi tahun 2023 mencapai 4,79% berada diatas target RPJMD tahun 2023 sebesar 4,29%. Tingkat Pengangguran Terbuka tahun 2023 yaitu 4,99% telah mencapai atau melebihi target bahkan berada jauh dibawah target RPJMD tahun 2023 sebesar 6,96%. Indeks Pembangunan Manusia, mencapai 81,88 berada diatas target RPJMD pada tahun 2023 sebesar 81,57. Tingkat kemiskinan tahun 2023 mencapai 4,11%, melebihi target sebesar 4,36%, dan ini rasio sebagai indikator untuk mengukur tingkat kesenjangan pendapatan masyarakat berada pada angka 0,255, melebihi target RPJMD yang ditetapkan sebesar 0,263," paparnya.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Untuk fraksi Demokrat, Wako menjelaskan, Pemerintah Daerah tetap melakukan ekstensifikasi dan intensifikasi sumber pendapatan daerah, tidak hanya dari pajak dan retribusi, tetapi juga optimalisasi pemanfaatan barang milik daerah yang akan menambah pendapatan asli daerah.

Secara garis besar penambahan pendapatan daerah bersumber dari Bantuan Keuangan Bersifat Khusus dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat sebesar Rp11 M.

"Selanjutnya terkait dengan penerimaan terhadap bangunan Pasar Atas sudah dianggarkan dalam APBD awal tahun 2024 ditargetkan pendapatannya sebesar lebih kurang Rp7 milyar," jelasnya.

Terhadap pemandangan fraksi amanat nasional pembangunan, disampaikan, harapan pada pembahasan bersama, akan ada penyempurnaan R- APBD perubahan 2024 ini.

Terkait pemandangan fraksi Nasdem-PKB, Wako menyampaikan, Pemko Bukittinggi akan berupaya semaksimal mungkin untuk mencapai target pendapatan asli daerah.

Editor :
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH