"Setiap kita adalah Ibrahim, dan setiap Ibrahim punya Ismail". Ismailmu saat ini mungkin anakmu. Ismailmu saat ini mungkin hartamu, Ismailmu saat ini mungkin jabatanmu. Ismail saat ini mungkin gelarmu. Ismailmu saat ini mungkin egomu. Namun yang pasti, Ismailmu adalah sesuatu yang kamu sayangi dan kamu pertahankan di dunia ini," ulas Genefri.
Nabi Ibrahim, sambung Ganefri, tidak diperintahkan Allah untuk membunuh Ismail, tapi Ibrahim hanya diminta Allah untuk membunuh rasa kepemilikan terhadap Ismail 'alahissalam.
Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten
"Sandarkan cintamu kepada sang pemilik, Insya Allah cita-citamu bahagia di dunia akan terus terjaga," pungkas Rektor Terbaik Indonesia 2023 ini. (MR)
Editor : Berita Minang







