"Nanti tim yang keluar sebagai juara satu dan berhak mendapatkan Piala Bergilir, sekaligus akan menjadi tuan rumah gelaran yang sama di tahun mendatang," ujarnya.
Sementara itu, Kepala UPTD Taman Budaya Sumatera Barat, Supriyadi, SE, M.Si, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih banyak kepada Bapak JJ Dt Gadang, yang begitu tinggi perhatian dan mengalokasikan dana Pokir untuk kegiatan budaya dan olahraga seperti in di Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Pariaman.

"Ini kegiatan kebudayaan kedua setelah Festival Tambua Tasa di bulan Juni lalu yang dipusatkan di Kecamatan Padang Sago, Padang Pariaman. Terima Kasih Bapak JJ Dt Gadang atas perhatian dan perhatiannya dalam pelestarian dan keberlangsungan warisan budaya tak ternilai ini," sebutnya.
Supriyadi juga menyebutkan, Silek Tradisi Minangkabau ini, merupakan silek khas yang sudah menjadi warisan budaya tak benda yang sudah diakui lembaha dunia UNESCO dan sudah tergabung dalam organisasi Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI).

Ia juga menyampaikan, setiap kecamatan mengirimkan lima pesilat putra dan putri. Untuk menjamin kelencaran ke lokasi kegiatan, kepada Tim Peserta diberikan dana transportasi, dan kepada pemenang diberikan hadiah berupa piala, tabanas dan baju silek serta Piala Bergilir kepada Tim yang keluar sebagai Juara I.

Tampak dalam kegiatan pembukaan pejabat dari Dinas Kebudayaan Kabupatan Padang Pariaman dan Kota Pariaman, para Camat, walinagari, tuo-tuo silek Padang Pariaman dan Kota Pariaman yang diketuai Mak Razali. (MR)
Editor : Berita Minang






