LIMA PULUH KOTA - Empat hari jelang lebaran Idul Fitri 1444 Hijiriah, Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt.Bandaro Rajo bersama Kapolres Limapuluh Kota AKBP. Ricardo Conrat Yusuf, Kepala BPS Limapuluh Kota Hendro Sepitra Deza dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Limapuluh Kota melaksanakan pemantauan harga kebutuhan pokok yang berkontribusi terhadap inflasi daerah di Pasar Tradisional Sarilamak, Selasa (18/04/2023).
Tidak hanya melakukan pemantauan harga, Bupati bersama rombongan juga sesekali bertanya kepada pedagang maupun pembeli tentang ketersediaan sembako maupun bahan dapur lainnya.
Didampingi Asisten Perekonomian Eki Hari Purnama, Asisten Administrasi Umum Ahmad Zuhdi Perama Putra dan Plt Kadis Perdagangan Kris Susmaji, Bupati Safarudddin memantau sejumlah komoditi pokok utama yaitu beras, bawang, cabe, daging, minyak goreng, dan telur.
Dari hasil pantauannya itu, Bupati Safarudddin mengatakan, harga bahan pokok di Kabupaten Limapuluh Kota cenderung stabil. Meski ada kenaikan di beberapa jenis komoditi dan ada yang mengalami penurunan. "Alhamdulillah, harga relatif normal. Tadi saat kita tanya pedagang, ada kenaikan harga pada daging dan telur," kata Bupati Safaruddin kepada media.
Disamping itu, Bupati Safarudddin mengatakan, meski harga cenderung stabil, Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota bersama Forkopimda akan terus memonitor fluktuasi harga pasar, guna menekan tingkat inflasi pada perayaan dan pasca hari raya Idul Fitri nantinya. "Selain itu, Pemkab Limapuluh Kota juga selalu intens melakukan monitoring ketersediaan bahan pokok. Sebab, jika bahan pokok mengalami kelangkaan, maka dapat berdampak pada kenaikan harga, Kita berkomitmen dengan dinas terkait selalu monitoring terus, untuk menjaga kestabilan harga pangan, dan Alhamdulillah sampai saat ini, stok di pasaran cukup tersedia," ujarnya.
Bupati Safaruddin juga berharap, dari hasil pantauan tersebut laju inflasi di Kabupaten Limapuluh Kota tetap terkendali, dan berimbas pada meningkatnya daya beli masyarakat. (Do)
Editor :






