BUKITTINGGI - Wali Kota Bukittinggi Erman Safar sampaikan Laporan Kinerja Pertanggung Jawaban (LKPJ) tahun 2022 dalam rapat paripurna DPRD Bukittinggi,Kamis,30/03).
LKPJ disampaikan secara resmi dalam rapat paripurna, di Gedung DPRD,yang dipimpin Ketua DPRD Bukittinggi, Beny Yusrial.
Menurut Beny Yusrial, Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Wali Kota kepada DPRD adalah sebagai perwujudan adanya transparansi dan akuntabilitas Kepala Daerah dalam menyelenggarakan kegiatan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan publik.
LKPJ adalah laporan yang disampaikan oleh Pemerintah Daerah kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah yang memuat hasil penyelenggaraan urusan pemerintahan yang menyangkut pertanggungjawaban kinerja yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah selama 1 (satu) tahun anggaran.
Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar, dalam LKPJ 2022 itu, menyampaikan ringkasan laporan realisasi anggaran Kota Bukittinggi Tahun 2022, yang terdiri dari, Pendapatan Daerah dapat direalisasikan sebesar Rp 698.402.386.323,22 dari target Rp 714.157.721.650,00 atau sebesar 97,79%.
Belanja Daerah terealisasi sebesar Rp 744.071.869.349,66 dari target Rp 837.145.281.505,00 atau sebesar 88,88. Pembiayaan Daerah meliputi Penerimaan Pembiayaan dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun sebelumnya dapat terealisasi 100% dari alokasi sebesar Rp 132.987.559.855 dan Pengeluaran Pembiayaan dari Penyertaan Modal Daerah sebesar Rp 10.000.000.000,-.
Wako menambahkan, untuk perubahan APBD Tahun 2022, Pendapatan Daerah semula ditetapkan sebesar Rp 717.647.532.987 setelah perubahan menjadi Rp.714.436.502.221 atau berkurang sebesar 0,45%. Belanja Daerah mengalami kenaikan sebesar Rp.31.905.382.347, semula berjumlah Rp 644.478.069.153 menjadi Rp 676.383.451.500,- rinci Wako dalam laporannya.
( Yus ).
Editor :






